Manajemen Risiko Dan Proyek

Nama : D. Sandi R.
Tugas Softskill Manajemen Risiko Dan Proyek
=================================

Penanganan Resiko Perubahan Iklim terhadap Pertanian

1.Pendahuluan

Resiko berhubungan dengan ketidakpastian, ini terjadi karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi.Sesuatu yang tidak pasti (uncertain) dapat berakibat menguntungkan atau merugikan.menurut Wideman, ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (Opportunity), sedangkan ketidak pastian yang menibulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah risiko (Risk).
Begitu juga yang dialami oleh petani saat ini,kehawatiran gagal panen mungkin hal klasik yang ada di benak para petani.


2.Isi

Pemanasan global telah mengacaukan musim hujan dan musim kemarau. Para petani kini sulit menentukan jenis varietas dan kalender tanam, lantaran iklim sulit diduga. Di berbagai wilayah Indonesia kekeringan dan banjir menggagalkan produksi pangan. Sawah banyak puso atau gagal panen lantaran kemarau panjang dan banjir. Musim kemarau dan hujan yang tidak menentu semakin sering terjadi. Kekeringan semakin panjang dan musim hujan berlangsung lebih pendek namun lebih intensif. Kondisi cuaca yang semakin ekstrem tersebut berpeluang menyebabkan kekeringan dan banjir akan makin sering terjadi dengan intensitas yang tinggi. Siaran pers Dewan Nasional Perubahan Iklim yang diterima Burung Indonesia Jumat (13/2) menyebutkan, pertanian adalah salah satu sektor yang paling rentan terkena dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem.
Disebutkan, perubahan iklim itu telah terjadi dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Saat ini awal musim kemarau datang 10-60 hari lebih cepat dari biasanya dan musim hujan pun lebih lambat 10-30 hari. Curah hujan di musim kemarau semakin turun, sementara saat musim penghujan curah hujannya bertambah. Menurut Gatot Irianto, Direktur Pengelolaan Air pada Departemen Pertanian, dampak perubahan iklim terhadap pertanian sebenarnya tidak langsung. Biasanya diawali dengan musim yang kacau serta munculnya bencana banjir dan kekeringan. Dalam studinya dalam intensitas anomali kuat. Maka kehilangan masa tanam bisa mencapai lima dasarian. Itu terjadi musim kemarau maju lebih cepat tiga puluh hari dan musim hujan mundur 20 hari. Ini di Subang yang merupakan sentra produksi pangan. Tapi kalau anomalinya sedang ini mundurnya cuma 20 hari. Bandingkan kalau tidak mengalami anomali, masa tanamnya ada tambahan 50 hari atau setengah siklus dari tanaman padi. Hal itu ditengarai sebagai dampak nyata dari pemanasan global. Petani, semakin kesulitan untuk memprediksi musim tanam akibat pergeseran musim.
Menurut data dari berbagai media, petani di beberapa wilayah telah menderita kerugian gagal panen dan puso akibat bencana iklim ini. Di Sulawesi Barat misalnya, sekitar 4.000 hektar tanaman padi usia 10-15 hari dipastikan gagal panen karena kekeringan akibat jebolnya tanggul Bendungan Sekka-Sekka, Kabupaten Polewali Mandar. Jika bendungan tidak segera diperbaiki, kurang lebih 12.535 hektar sawah terancam gagal panen. Sementara itu, sekitar 4.192 hektar tanaman padi di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jateng, puso akibat banjir. Demikian juga di Kudus, Jawa Tengah sekitar 1.100 hektar tanaman padi puso. Kondisi serupa pun dialami oleh petani di daerah lain di Indonesia.


3.Penutup

Dari uraian di atas, nampak jelas bahwa penanganan masalah perubahan iklim dalam konteks pembangunan membutuhkan manajemen risiko iklim secara efektif, dan pada saat bersamaan juga mampu mengembangkan sistem pembangunan yang tahan terhadap dampak perubahan iklim jangka panjang. Upaya tersebut membutuhkan pendekatan lintas sektor, baik pada tingkat nasional, regional, maupun lokal. Di samping itu, kita tidak boleh lupa bahwa upaya adaptasi harus disertai upaya mitigasi karena upaya adaptasi tidak akan dapat efektif apabila laju perubahan iklim melebihi kemampuan beradaptasi.



sumber:http://www.gerdutaskin-jatim.web.id/v3/index.asp?a=detail&what=artikel&ID=83


Read More>>

Tugas Bahasa Indonesia Terakhir

Kepedulian Kita


Saat ini Indonesia masih kurang peduli terhadap masyarakat yang masih kurang biaya, baik untuk kehidupannya ,pendidikan, maupun kebutuhan lainnya.
faktor ini terjadi akibat dari kesadaran masyarakat itu sendiri. apabila dalam diri masyarakat tersebut tidak ada kesadaran untuk membuat diri mereka maju, maka untuk kedepannya pun hidup mereka tidak akan maju.
salah satunya di kota-kota besar seperti di jakarta, bisa kita lihat dan amati di dalam kota besar tersebut masih banyak dan masih sering kita temukan masyarakat-masyarakat yang mencari kebutuhan hidupnya di pinggir-pinggir jalan tanpa meihat pakaian yang sangat amat tidak layak untuk di pakai, begitupun dengan cuaca panas dari terik matahari yang menyengat amat panas ,dan bergantinya panas menjadi hujan yang turun deras. tak ada hentinya mereka tulang banting kerja hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. mungkin dengan cara itu mereka bisa merasakan arti dari kehidupan yang sedang mereka rasakan sekarang walaupun dengan susah payah mereka jalani.
hanya saja jika kita lihat dan perhatikan dengan seksama orang-orang di sekitar kita yang kehidupan bisa di katakan mampu dan masih bisa merasakan pakaian yang layak dipakai .



Gambar dikutip dari pameran foto di kampus gunadarma
Read More>>

Tugas Resensi Buku




Pudarnya Pesona Cleopatra


Latar Belakang Penulis

Habiburrahman El Shirazi adalah seorang novelis muda yang lahir di Semarang , pada hari Kamis Pon,30 September 1976.kang abik adalah panggilan adik-adiknya terhadap novelis muda ini.

Habiburrahman El Shirazi adalah sarjana Al Azhar University Cairo .Founder dan pengasuh utama pesantren karya dan wirausaha BASMALAH INDONESIA,yang berkedudukan di Semarang,Jawa Tengah. Ia dikenal secara nasional sebagai dai,novelis, dan Penyair.

Beberapa penghargaan bergengsi berhasil diraihnya , antara lain,Pena Award 2005,The Most Favorite Book and writer 2005,dan IBF Award 2006.

Tak Jarang ia diundang untuk berbicara di forum-forum nasional maupun internasional, baik dalam kapasitasnya sebagai dai, novelis,maupun penyair.Seperti di Cairo,Kuala lumpur, Hongkong dan lain-lain.

Karya-karyanya selalu dinanti khalayak karena dinilai membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi. Diantara karya-karyanya yang telah beredar di pasar adalah Ayat-Ayat Cinta (novel fenomenal yang telah dilayarlebarkan,2004), Pudarnya Pesona Cleopatra (novelette,2004), Diatas sajadah Cinta (kumpulan kisah teladan yang telah disinetronkan di TransTV,2004), Ketika Cinta Bertasbih (novel fenomenal yang belum genap sebulan beredar telah terjual 30.000 eksemplar,2007).

Identitas Buku

  1. Judul : Pudarnya Pesona Cleopatra
  2. Pengarang : Habiburrahman El Shirazy
  3. Penerbit : Republika
  4. Jumlah Halaman : 45 halaman

Tokoh Cerita

a.Raihana

Pendapat

  1. Kelebihan

Setelah membaca novel ini ada beberapa manfaat dan pesan dari penulis novel untuk si pembacanya, yaitu:

- Sebagai wanita kita harus kuat menjalani sebuah kehidupan berumah tangga.

- Tidak mengagungkan sebuah kecantikan

- Terhadap suami kita harus menghormati dia bagaimanapun keadaan suami kita.

- Selain taat terhadap suami, novel ini mengajarkan kita untuk tat terhadap orang tua.

- Sulitnya mencintai seseorang yang asing dalam kehidupan kita.

- Sulitnya menjalani rumah tangga yang bermula dari perjodohan orangtua

  1. Kekurangan

Jika novel ini dibaca oleh usia remaja terasa kurang cocok karena kategori novel ini adalah novel dewasa.

Sinopsis

Berawal dari sebuah janji antara dua orang santri,Jika dikaruniai anak berlainan akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan diantara keluarganya. Kemudian kedua orangtua itu menikahkan anaknya.

Tapi hatiku tidak bisa menerima hadirnya Raihana dalam kehidupanku.Bahkan kehadiran Raihana didekatku tidak pernah membuatku menjadi mencintainya,kehadiran Raihana malah membuatku tersiksa.

Bayangan kecantikan ratu Cleopatra dan Monazaki semakin menusuk pikiranku, andai Raihana seorang Cleopatra, seribu doa terpanjatkan agar hatiku terbuka.Namun yang hadir tetap saja aura pesona gadis lembah Sungai Nil.

Setelah acara pengajian dan aqiqh-an kakak sulung Raihana, aku mencoba bersikap lebih bersahabat pada Raihana.Aku berpura-pura menjadi suami bagi Raihana dan kepura-puraanku memuliakan Raihana membuahkan hasil, Raihana pun hamil.

Saat usia kehamilan raihana berusia enam bulan, Raihana meminta ijin untuk tinggal bersama kedua orangtuanya dengan alasan kesehatan.Kukabulkan permintaanya dan kuantarkan dia kesana.

Ketika aku mengikuti pelatihan peningkatan mutu dosen mata kkuliah bahasa Arab, diantaranya tutornya adalah profesor bahasa Arab dari Mesir dan aku banyak berbincang bincang dengannya.Diapun banyak bercerita tentang perjalanan hidupnya,Perjalan hidup pak Qalyubi menyadarkan diriku, tiba-tiba ada kerinduan pada Raihana menyelinap dalam hati, dia istri yang sangat shalehah.

Pulang dari pelatihan aku sempatkan untuk mampir ketoko busana muslim . Aku membelikan beberapa stel busana muslim untuk Raihana, serta pakaian bayi.Dan aku tertarik membelikan gelang. Aku tidak langsung kerumah ibu mertua , tapi terlebih dahulu kerumah kontrakan.

Dibawah kasur kutemukan surat cinta Raihana untukku yang sengaja Raihana simpan, saat membaca surat cinta tersebut tak terasa air mataku mengalir dan semua kebaikan Raihana selama ini terbayang.Segera kukejar waktu untuk membagi cintaku pada Raihana.

Begitu sampai dihalaman rumah mertuaku, melihat kedatanganku ibu mertua serta merta memelukku dan menangis tersedu-sedu dan berkata “istrimu telah meninggal satu minggu lalu , dia terjatuh dari kamar mandi, kami membawanya kerumah sakit ,dia dan bayinya tidak selamat. Sebelum meninggal dia berpesan untuk meminta maaf kepadamu atas segala kekurangan dan khilafnya selama menyertaimu”.

Ibu mertua mengajakku kesebuah gundukan tanah yang masih baru dikuburan yang letaknya di pinggir desa.Diatas gundukan itu ada dua batu nisan.Nama dan hari wafat Raihana tertulis disana.Aku tak kuat menahan rasa cinta, haru, rindu dan penyesalan yang luar biasa.

Read More>>

Paragraf Induktif dan deduktif

Paragraf Deduktif dengan Paragraf Induktif
a. Ciri-ciri paragraf berpola deduktif
Penalaran deduktif adalah proses penalaran yang bertolak dari peristiwaperistiwa
yang sifatnya umum menuju pernyataan khusus. Apabila diidentifikasi
secara terperinci, paragraf berpola deduktif memiliki ciri-ciri sebagai
berikut.
1) Letak kalimat utama di awal paragraf.
2) Diawali dengan pernyataan umum disusul dengan uraian atau
penjelasan khusus.
3) Diakhiri dengan penjelasan

Contohnya:
Setiap individu bersifat unik. Artinya, ia memiliki perbedaan
dengan yang lain. Perbedaan itu bermacam-macam, mulai
dari perbedaan fisik, pola berpikir, dan cara merespons atau
mempelajari hal yang baru. Dalam hal ini, misalnya dalam
menyerap pelajaran, ada individu yang cepat dan ada yang
lambat.
Paragraf tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.
Kalimat utama : Setiap individu bersifat unik.
Kalimat penjelas : 1. Artinya, ia memiliki perbedaan dengan
yang lain.
2. Perbedaan itu bermacam-macam, mulai
dari perbedaan fisik, pola berpikir, dan
cara merespons, atau mempelajari hal
yang sama.
3. Dalam hal ini, misalnya dalam menyerap
pelajaran, ada individu yang cepat dan
ada yang lambat.


b. Ciri-ciri paragraf berpola induktif
Penalaran induktif adalah proses penalaran yang bertolak dari
peristiwa-peristiwa yang sifatnya khusus menuju pernyataan umum. Apabila
diidentifikasi secara terperinci, paragraf berpola induktif memiliki ciri-ciri
sebagai berikut.
1) Letak kalimat utama di akhir paragraf.
2) Diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan
pernyataan umum.
3) Paragraf induktif diakhiri dengan kesimpulan

Contohnya:
Contoh:

Tidak sedikit para pelajar yang memiliki penyakit malas
membaca. Banyak ilmu yang tidak tergali oleh mereka. Mereka
hanya mengandalkan peran guru dalam menerima ilmu. Kondisi
tersebut sungguh memprihatinkan. Minat baca buku di kalangan
pelajar masih rendah.

Berdasarkan paragraf tersebut, dapat dijelaskan sebagai berikut.
Kalimat penjelas : 1. Tidak sedikit pelajar yang memiliki penyakit
malas membaca.
2. Banyak ilmu yang tidak tergali oleh mereka.
3. Mereka hanya mengandalkan peran guru
dalam menerima ilmu.
4. Kondisi tersebut sungguh memprihatinkan.
Kalimat utama : Minat baca buku di kalangan pelajar masih
rendah


"source : BSE b.Indonesia"
Read More>>

Kutipan

Mengutip pendapat atau tulisan seseorang ada ketentuannya Hal yang perlu diingat adalah
sebagai berikut.
a. Kutipan harus sama persis dengan aslinya, baik ejaan, susunan
kalimat, dan tanda baca.
b. Kutipan yang panjangnya kurang dari 5 baris diintegrasikan
dengan teks, spasi dua, dan dibubuhi tanda kutip.
c. Kutipan yang panjangnya 5 baris atau lebih tidak harus diberi
tanda kutip, dipisahkan dari teks utama dengan jarak 2,5 spasi,
jarak antarbaris satu spasi, serta seluruh kutipan diketik ke dalam
5—7 ketikan.
d. Bila ada bagian yang dihapus, bagian ini diberi tanda titik-titik
tiga buah.
e. Tiap kutipan diberi nomor pada akhir kutipan dan penulisannya
setengah spasi ke atas.

berikut adalah contoh kutipan langsung;
argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis

"diambil dari Bse B.indonesia klas 10
Read More>>

Pengumpulan data

Salah satu cara pengumpulan data yaitu wawancara.. Wawancara adalah suatu cara untuk mengumpulkan informasi dengan menanyakan langsung kepada seorang narasumber. Agar dapat melakukan suatu wawancara yang baik, kamu

dapat memperhatikan langkah berikut ini.

1. Tentukan terlebih dahulu topik yang akan menjadi bahan

wawancara.

2. Pelajari topik secara detail, sehingga kamu dapat menanyakan

pokok-pokok permasalahan yang penting dan mendasar.

3. Tentukan sumber (orang) yang akan kamu wawancarai secara tepat.

Sumber haruslah orang yang paling tahu topik permasalahan yang

akan kamu tanyakan (wawancarai). Misalnya: orang yang

mengalami langsung, seorang ahli bidang tertentu, pejabat yang

berwenang, dan lain-lain.

4. Susunlah daftar pertanyaan yang berkaitan dengan topik. Apa yang

akan kamu tanyakan bisa berbagai hal yang berhubungan dengam

keterangan yang dibutuhkan. Misalnya: latar belakang, tujuan,

pengertian, langkah-langkah, manfaat, hasil, harapan, dan saran.

Agar daftar pertanyaan kamu tepat, kamu dapat menyusun dengan

kata bantu tanya: apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaiman

dalam kalimat tanya yang kamu susun..

5. Sebelum kamu melakukan wawancara mintalah izin dan adakan

perjanjian terlebih dahulu pada orang yang akan kamu wawancarai,

mengenai waktu, tempat, dan topik yang akan kamu tanyakan.

Hal ini perlu kamu lakukan agar kegiatan wawancara tidak

mengganggu hak pribadi sumber.

berikut adalah contoh dari wawancara:

Wawancara bersama Dr. Sugeng Juwono

(Ketua Asosiasi Pengendalian Nyamuk di Indonesia)

Maksimalkan Kewaspadaan Dini!

Tanya:

Apa saja masalah kesehatan yang timbul dari aktivitas nyamuk?

Jawab:

Sangat beragam, sejumlah nyamuk yang terbang berputar-putar

di dekat telingga, juga akan sangat mengganggu, menimbulkan

kebisingan yang menjengkelkan orang sewaktu istirahat. Gigitan

nyamuk menimbulkan rasa sakit, nyeri, dan mungkin mengakibatkan

reaksi alergi kulit dengan peradangan yang serius pada individu yang

hipersensitif.

Tanya:

Apa saja penyakit yang bersumber nyamuk yang ada di Indonesia?

Jawab:

Demam berdarah dengue, japanese encephalitis, malaria

Mungkinkah Indonesia bebas nyamuk?

Jawab:

Kalau bebas nyamuk dalam pengertian mutlak sangat tidak mungkin,

tetapi relatif terutama bebas dari gigitan nyamuk. Jadi merupakan

gerakan, bagaimana supaya kita bergerak/berupaya terus sehingga kita

betul-betul terhindar dari gigitan nyamuk. Caranya, dengan

menggunakan kelambu, dengan rapelen, obat nyamuk bakar, dan lainlain.

Tanya:

Di samping itu apa lagi?

Jawab:

Melaksanakan sanitasi lingkungan, sehingga di lingkungan kita tidak

ada jentik-jentik nyamuk. Itu sudah suatu cara lain supaya kita terlatih

sehingga bisa terbebas dari gigitan nyamuk.

Tanya:

Apa masalah yang menghambat pemberantasan penyakit menular yang

ditularkan oleh nyamuk

Di antaranya masih lemahnya surveilensi, terbatasnya sumber daya

termasuk peralatan, masih kurangnya perhatian sebagian masyarakat,

dan kerja sama antara lintas sektor.

Tanya:

Apa penyebab surveilensi masih lemah?

Jawab:

Orang yang memeriksa jumlahnya kurang, sumber daya manusianya

kurang berpengalaman dan berkualitas, dan lain-lain.

Tanya:

Bagaimana mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) suatu penyakit

yang ditularkan oleh vektor nyamuk?

Jawab:

Kita mesti mempunyai sistem kewaspadaan dini, yang menyangkut

semua aspek epidemiologi dari suatu penyakit, misalnya malaria, demam

berdarah terkait dengan manusianya, parasitnya atau kuman

penyakitnya, vektornya, dan lingkungannya.

Tanya:

Kita kan sudah mempunyai sistem kewaspadaan dini, tetapi mengapa masih

selalu terjadi KLB?

Jawab:

Banyak faktornya, mungkin sistem kewaspadaan dini belum maksimal,

kekurangan SDM yang berkualitas, terlatih. Dulu ada juru malaria desa

dan berjalan baik, tetapi penggantinya belum ada.

Tanya:

Mengapa juru malaria desa sudah tidak ada lagi?

Jawab:

Karena tidak semua orang bekerja monoton, setiap hari dari pagi sampai

sore harus menanyakan orang apakah panas atau tidak, mungkin

kurangnya penghargaan terhadap mereka. Sebaiknya gaji disesuaikan

dengan Upah Minimum Regional.

Tanya:

Apa upaya yang dilakukan oleh APNI dalam pemberantasan penyakit

bersumber binatang?

Jawab:

APNI ini ada tiga pilarnya, yaitu dari pejabat pemerintah, para

akademisi di perguruan tinggi, serta dari para pengusaha. Sehingga,

bisa terpaku dalam mencoba memecahkan masalah yang ada di

lapangan yang ditemukan dari banyak aspek terutama ipteknya,

sehingga pengendalian nyamuk itu berdasarkan iptek.

Tanya:

Mengapa tanggal 20 Agustus diperingati sebagai Hari Nyamuk?

Jawab:

Hari Nyamuk erat kaitannya dengan sejarah malariologi, yaitu seorang

dokter militer Inggris yang bertugas di India, Ronald Ross. Ia melakukan

serangkaian studi eksperimental pada satu sampel populasi nyamuk

Anopheles yang dia kolonisasi sejak stadium larva di insektariumnya

dengan cara menggigitkan pada seorang pasien yang darahnya positif

panetosit Plasmodium falciparum. Ini terjadi tanggal 16 Agustus 1897.

Pada tanggal 20 Agustus 1897, Ross sangat kegirangan karena dia

menemukan banyak sel-sel bulat dengan bintik-bintik hitam pada

bagian lambung. Ia lalu menyimpulkan bahwa P. falsiparum mampu

hidup dan berkembang lebih lanjut dalam nyamuk Anopeles sehingga

ia menyebutnya hari itu sebagai Hari Nyamuk.


source:BSE B.indonesia

Read More>>

Tangisan Untuk Adikku

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap kelangit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Yang mencintaiku lebih daripada aku mencintainya.
Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya. Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adiku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
“Siapa yang mencuri uang itu ?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk bicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku. Jadi beliau mengatakan kalian berdua layak di pukul!!
Dia mengangkat tongkat tinggi-tinggi, tiba-tiba adiku mencekram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!”
Tongkat panjang itu menghantam punggung adiku bertubi-tubi. Ayah begitu marah sehingga ia terus mencabukinya, samapai beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, beliau duduk diranjang batu bata kami dan memarahi. “Kamu sudah belajar mencuri dirumah sekarang, hal apa yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak di pukul sampai mati!kamu pencuri tidak tahu malu!
Malam itu, ibu dan aku memeluk adiku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tapi iya tidak menitihkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba menangis meraung-raung. Adiku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “kak, jangan menangis lagi sekarang semuanya telah terjadi.”
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak mempunyai cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi incident itu seperti baru kemarin. Aku tak akan pernah lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adiku berusia 8 tahun aku berusia 11 tahun.
Ketika adiku berada pada tahun terakhinya di SMP, ia lulus untuk masuk sekolah Favorit di pusat kabupaten, pada saat yang sama saya di terima umtuk masuk di Universitas provinsi. Malam itu ayah berjongkok di halaman, menghisap roko tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, “ Kedua anak itu memberikan hasil yang begitu baik, ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “apa gunannya? Manamungkin kita bisa membiayai keduanya?”
Saat itu juga, adiku berjalan keluar kehadapan ayah dan berkata, “ayah, saya tidak melanjutkan sekolah lagi, Cukup membaca banyak buku”
Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adiku pada wajahnya. “ Mengapa kau mempunya jiwa yang begitu keparat lemahnya?”
Dan begitu kemudian ia mengetuk pintu rumah di dusun kami untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa pada muka adiku yang bengkak, dan berkata “ Seorang anak laki-laki harus melanjutkan sekolah kalau tidak dia tidak akan meninggalkan jurang kemiskinan ini. Aku sebaliknya tidak meneruskan masuk ke universitas
Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap disamping ranjangku dan meninggakan secarik kertas “ Kak! Masuklah ke universitas aku akan mencari kerja dan mengirimkan mu uang,,,!!
Aku memegang kertas tersebut diatas tempat tiduku, dan menangis dengan air mata yang bercucuran sehingga suaraku habis, tahun itu, adiku berusia 17 tahun aku 20 tahun.
Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adiku hasilkan dari hasil mengankut semen pada punggungnya pada lokasi kontruksi, aku ahirnya bisa kuliah. Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “ ada seorang penduduk dusun yang menunggu mu di luar sana”
Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku! Aku berjalan keluar, dan melihat adiku dari jauh, seluruh badanya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakan, Mengapa engkau tidak bilang pada teman sekamaku bahwa kau adalah adiku?”
Dia menjawab, Tersenyum, lihat bagaimana penampilanku. Apa yang mereka pikir jika mereka tahu bahwa aku adalah adikmu? Apa meraka tidak akan menertawakanmu?
Aku merasa tersenyum, dan air mata memenuhi mataku, aku menyapu debu-debu dari adiku semuanya, dan tersekat dalam kata-kataku, “ aku tak peduli omongan siapapun! Kamu adalah adikku bagaimanapun penamilan mu,,,,!!
Dalam kantong pelastiknya dia mengeluarkan sebuah kerudung warna biru langit, Saya liah semua gadis memakai kerudung ini, jadi saya pikir kamu harus memilikinya satu!
Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi, aku menarik adiku dalam pelukan ku dan menangis. Tahun itu ia berusia 20 tahun aku 23.
Kali pertama aku membawa calon suamiku kerumah, kaca jendela pecah telah diganti, dan kelihatan bersih dimana-mana. Setelah calan suamiku pulang, aku menari seperti gasis kecil di depan ibuku. “ Ibu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!’ Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itulah adikumu yang pulang awal yang membersihkan rumah kita, tidak kah kau melihat pada luka ditangannya? Di terluka pada saat memasang jendela baru itu.”
Aku masuk kedalam ruangan kecil adikku, melihat mukanya yang kurus, seratus jarum menusukku, aku mengoleskan sedikit salaep pada lukanya dan membalut lukanya. Apakah itu saki? Aku menanyakannya.
“Tidak, tidak sakit, kakak tahu, ketika saya bekerja di kontruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setia saat, bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan, di tengah kalimat itu dia berhenti. Aku membalikan tubuhku dan memunggunginya air mata mengucur deras turun kewajahku, adikku 23 aku 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Seringkali suamiku dan aku mengundang untuk datang dan tinggal bersama kami, tapi meraka tidak pernah mau. Meraka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, Mengatakan “ Kak, jagalah suamimu saja, aku akan menjaga Ibu dan ayah di sini.”
Suamiku menjadi direktur dimana adiku bekerja, kami menginginkan agar adiku menjadi menejernya pada depertemen pemeliharaan, tapi adiku menolak , ia tetap ingin bekerja sebagai pekerja reparasi.
Suatu hari, suatu hari diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapatkan sengatan listrik ia masuk ruma sakit dan sangat kritis, suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gifs putih pada kakinya, saya menggerut mengapa kamu menolak jadi menejer? Sehingga kamu tidak seharusnya melakukan sesuatu yang bahaya seperti ini. Mengapa kamu tidak mau mendengarkan kakak!!?”
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “ pikirkan kaka ipar baru saja jadi direktur, dan saya hamper tidak berpendidikan, berita apa yang akan di kirimkan?
Mata suamiku keluar air mata, kemudian keluar kata-kataku “ Tapi kamu kurang pendidikan itu karena aku”
“ Mengapa membicarakan masa lalu?” adiku menggenggam tanganku erat, dan berkata “ Kakak tolong jaga ayah dan ibu” seketika itu nafasnya terhenti, air mataku bercucuran dari wajahku seperti sungai.
Read More>>

Powered by Blogger